Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2010

Anggota Biasa

Gambar
 Ya, saya baru saja dilantik menjadi anggota biasa di UBT-ITB. Akhirnya!! Setelah melewati MPAB yang cukup melelahkan dan menyita banyak waktu (termasuk saat kuliah) akhirnya saya dan 55 teman saya, berhasil menjadi anggota biasa UBT. Meski pada hari-H kami mengacaukan acara, tapi ternyata panitia MPAB, BPH UBT dan SWASTA (istilah untuk mahasiswa tingkat akhir) masih berbaik hati untuk tetap melantik kami. Saya sempat mengira tidak semua dari kami yang dilantik, karena berbagai alasan. Sebenarnya jumlah angkatan 2010 ada 64 orang, kemana mereka yang 8 orang lagi? Mereka tidak bisa hadir pada saat pelantikan kemarin, sehingga mereka diharuskan hadir pada saat pelantikan bersyarat nanti. Info yang saya dapat, pelantikan bersyarat dilaksanakan bulan Januari, tapi tanggalnya masih belum jelas. Semoga mereka ber-8 bisa dilantik semua. Karena kami menunggu mereka menjadi anggota biasa. Sebagai penutup, saya hanya ingin menyampaikan jargon kami, STRINGS UBT 2010, KITA SATU KELUARGA!...

GKT

Saya bisa dibilang sedang mengalami GKT, atau Galau Ketinggian Tingkatnya. Atau galau akut atau apapun lah. Ya, sepertinya kata yang satu ini sedang sangat populer, dengan tiba-tiba. Penyakit galau ini bisa menular jika pikiran kosong, tidak ada kesibukan, atau malah karena terlalu banyak berpikir. Belum lama ini saya mengalaminya, seperti biasa, ini datang tiba-tiba, tanpa ada penyebab yang jelas. Jikalau ada, saya belum tahu penyebabnya. Karena saya benar-benar tidak tahu apa yang mau saya tulis di sini, saya hanya akan mencantumkan puisi yang diberitahukan teman saya, berikut puisinya: Archimedes dan Newton tak akan mengerti Medan magnet yang berinduksi di antara kita Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E = mc^2 Ah, tak sebanding dengan momen cintaku Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa Cintaku lebih besar dari bilangan Avogadro... Walau jarak kita ...

Keluarga Kedua

Pada entri sebelumnya, saya sudah berjanji akan bercerita tentang unit yang saya tekuni di kampus saya. Ya, UBT ITB, Unit Bulu Tangkis Institut Teknologi Bandung. Dan saya merasa unit ini benar-benar sesuai dengan apa yang saya butuhkan, karena para senior membimbing kami semua untuk membentuk satu angkatan yang benar-benar solid, bertanggung jawab, punya inisiatif yang besar dan tidak takut mengambil resiko. Oh, ya. Sebelum saya cerita lebih lanjut, lebih baik saya ceritakan secara kronologis. Jadi begini... Pada saat OHU (Open House Unit), kami semua (maba) mendaftarkan diri ke unit-unit yang ingin kami tekuni. Saat itu, saya bimbang, karena saya ingin mengikuti unit olahraga, tapi di antara bela diri, olah raga permainan (seperti bulu tangkis, sepak bola, basket dkk) dan pecinta alam. Karena kebetulan senior yang saya kenal ada di UBT, tanpa pikir panjang saya pun langsung mendaftar ke sana. Kemudian, pertemuan pertama para calon anggota UBT, atau biasa disingkat ca.UBT dilaksan...