Terdiam

Saya hanya ingin berbagi cerita singkat saya dengan kawan saya, ia laki-laki non-muslim,sebut saja G, bertanya sesuatu kepada saya dan K, seorang muslim. Percakapan singkat kami tadi siang:

G : "Sri, pake kerudung itu sunnah ya?"
A : "Gak, lah! Wajib tau!"
G : "Kok temen kita ada yang pake-lepas gitu? Trus kok lebih banyak yang gak pake?"
A : "..... gak tau.."
G : "Trus, kalo cowo nyentuh cewe bukan muhrim juga ga boleh kan?"
A : "iya, makanya dulu waktu kamu ngajak kenalan, trus mau salaman kan aku cuma begini"
G : "iya, kalo itu mah aku juga tau gak boleh, gini-gini aku juga belajar dikit-dikit. tapi masih banyak juga yang nyentuh-nyentuh gitu."
K : "wah kalo pelanggaran-pelanggaran gitu mah di sini banyak. kamu belajar semua agama sekalian aja, G..hahaha"
G : "ah nggak ah, kalo kebanyakan ntar malah atheis, satu aja udah pusing."

Mungkin hanya itu yang bisa saya bagikan. Ya, memang saya merasa agak miris juga. Apalagi yang bertanya seperti itu non-muslim. Apakah ada di antara pembaca yang bisa membantu saya menjawab kedua pertanyaan yang diajukannya? 

Sebelumnya, saya mohon maaf karena isi blog saya mungkin agak sensitif untuk dibahas, namun entah kenapa pertanyaan yang ia ajukan terus terngiang, dan saya belum tahu jawabannya hingga sekarang. Semoga pembaca mendapat "pencerahan" dari percakapan singkat di antara kami. Dan kalau ada yang ingin berkomentar, silakan saja. Terima kasih.

Komentar

  1. Wah, kalo yang jabat tangan mah itu bentuk formalitas skala internasional, Cuy. Inget kasus yang nge-trend tentang jabat tangan pas kedatangan Obama tak? Yah, kira-kira seperti itu deh :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memperbaiki Kesalahan

Contaminated