Sempurna (?)

Halooo para pembaca! Masih ada kan ya? Hahaha

Sebelumnya, mumpung masih bulan Syawal, mohon maaf lahir batin atas segala kesalahan yang pernah saya lakukan. Terutama karena jarang sekali menulis lagi di sini.

Berkat dukungan orang-orang terdekat dan para pembaca setia (gaya beut) saya memberanikan diri untuk menulis lagi, mohon maaf ya kalau gaya tulisannya berubah. Masih orang yang sama kok yang menulis, insya Allah.

Sebenarnya sangat banyak hal yang ingin saya ceritakan di sini, namun berhubung penulis sedang berada pada tingkat akhir di masa studinya, dan sibuk memanen di HayDay (ampun), saya ceritakan sedikit saja ya tentang pemikiran random saya beberapa hari yang lalu.

Di pagi hari yang cerah, sambil sibuk membereskan kamar saya mendengarkan radio. Lagu yang diputar saat itu adalah lagu yang berjudul Jangan Menyerah. Ini lirik yang
menyebabkan serentetan pikiran random saya pagi itu:

Tak ada manusia yang terlahir sempurna

Lalu saya mulai berkontemplasi, ya jelaslah manusia tak ada yang sempurna. Sebaik apapun perilaku dan tutur kata seseorang, pastilah ada kekurangan.  Bahkan sekalipun ada manusia yang sempurna, saya yakin selalu ada orang yang tidak suka denga  orang tersebut. Misalnya saja seperti Rasulullah SAW, dengan kebaikan yang luar biasa, bahkan kepada orang-orang yang selalu mencelanya. Kebaikan yang luar biasa yang ditunjukkan oleh beliau pun dapat melunakkan hati orang yang tadinya keras kepadanya, namun tak sedikit juga jumlahnya yang tidak menyukai beliau pada masa itu.

Sehingga pikiran saya mulai kemana-mana, mungkinkah yang namanya kesempurnaan itu definisinya berbeda setiap orang? Jika memang benar demikian, maka kalau begitu tak ada yang namanya sempurna. Kecuali Dia.

Namun lain halnya pada orang-orang yang tidak mempercayaiNya.
Tapi saya juga tidak tahu.

Dan sekarang saya mulai bingung mau mengetik apa lagi.

Saya juga sudah mengetik banyak lalu dihapus lagi, tidak yakin apakah pantas saya mengetik hal tersebut?

Apakah sebaiknya ini tidak usah dipost saja?

Bagaimana pendapat para pembaca?

Mohon maaf jika tulisan saya membingungkan, menggantung atau tidak berkenan di hati (atau jantung?) para pembaca, saya tidak bermaksud demikian.

Selamat malam~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memperbaiki Kesalahan

Terdiam

Contaminated