Hello, Autumn!
Aku suka dengan pemandangan di musim gugur. Di kala senggang, aku sering mencari gambar bertemakan musim gugur untuk dijadikan wallpaper di telepon genggamku. Meski hanya bisa melihat keindahannya dari layar hape, aku ingin sekali saja merasakan musim gugur yang sering diceritakan orang-orang yang pernah merasakannya.
Katanya, musim gugur itu udaranya paling bersahabat. Tidak sedingin musim dingin, dan tidak sepanas musim panas.
Katanya, saat musim gugur banyak makanan (dan minuman) yg menarik, dengan rempah atau spices.
Musim gugur identik dengan warna kuning atau jingga, karena dedaunan berubah warna menjadi kuning.
Aku ingin sekali saja merasakan indahnya musim gugur, tak hanya sebatas memasang wallpaper layar hape dengan foto taman di musim gugur dengan dedaunan kuning. Aku ingin membaca buku di kursi taman saat musim gugur, sesekali menikmati hembusan angin sambil menatapi dedaunan.
Sementara ini aku hanya bisa berkhayal merasakan musim gugur, di saat aku berjalan di antara daun-daun yang berguguran dan ada desiran angin. Atau tertidur di bangku taman akibat nikmatnya udara sejuk, angin sepoi-sepoi dan beberapa daun berguguran sambil ditemani kicauan burung (ini terjadi beberapa bulan yg lalu, dibangunkan oleh halaman buku yg tertiup angin lalu mengelus punggung tanganku).
Musim gugur, aku ingin merasakan belaianmu dan indahnya kuning dan jinggamu. Bolehkah?
(Ditulis dalam rangka sudah ditagih menulis namun tak terpikirkan mau nulis apa, maaf atas ke-sokromantis-an saya)
*Foto diambil dari aplikasi LINE DECO, dan sekarang sedang digunakan sebagai wallpaper layar home di hapeku*
dan dia (Autumn) juga ingin ketemu kamu sri!
BalasHapus