GKT
Saya bisa dibilang sedang mengalami GKT, atau Galau Ketinggian Tingkatnya. Atau galau akut atau apapun lah. Ya, sepertinya kata yang satu ini sedang sangat populer, dengan tiba-tiba. Penyakit galau ini bisa menular jika pikiran kosong, tidak ada kesibukan, atau malah karena terlalu banyak berpikir. Belum lama ini saya mengalaminya, seperti biasa, ini datang tiba-tiba, tanpa ada penyebab yang jelas. Jikalau ada, saya belum tahu penyebabnya.
Karena saya benar-benar tidak tahu apa yang mau saya tulis di sini, saya hanya akan mencantumkan puisi yang diberitahukan teman saya, berikut puisinya:
Terlalu berlebihan, kalau menurut saya. Puisi ini bagus karena diksinya yang berbau sains menarik, namun untuk yang tidak berbau sains, terlalu klasik. Saya ambil puisi ini dari forum suatu universitas, yang diberi judul "puisi science buat anak mipa".Archimedes dan Newton tak akan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E = mc^2
Ah, tak sebanding dengan momen cintaku
Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa
Cintaku lebih besar dari bilangan Avogadro...
Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas
Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku =3D -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingi hukum kekekalan di
antara kita
Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga.
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita tambahan,
dan ketika pertama kali melihat wajahmu, tak terasa lagi sinus kosinus
hatiku bergetar.
Pandangan matamu mampu mengarahkan vektor jiwaku kemana-mana.
Makan and Minum buatku hanyalah konstanta-konstanta belaka ....yang
penting, ku slalu melihatmu
Sekian dan terima kasih.
Cieeee yang lagi galau. Hahaha. Blog gw juga pernah posting untuk kategori Galau yang kesekian kalinya. Gilaaa, puisinya mantabs, Gan :D
BalasHapus