Berjumpa Kembali
Hai para pembaca! Sekarang tampaknya saya jadi bisa lebih sering menulis, karena sekarang sudah jauh lebih lowong dari biasanya, dan entah kenapa kebiasaan nge-game sudah mulai pudar dari diri ini. Tenang saja, saya masih Asri Laksita Rukmi, kok.
Tadi malam, hari Kamis, jam 19.00-22.00, saya bertemu kembali dengan sebagian 'anak-anak' saya, UBT 2010 pada saat latihan rutin UBT. Malam sebelumnya memang saya sudah mengundang mereka melalui grup LINE angkatan untuk datang latihan karena saya sangat merindukan mereka. Sebenarnya saya ingin mengirim foto pembicaraan yang terjadi di grup itu, namun nanti ada sesuatu yang terkuak dari sana. Hahaha :p
Biasanya kalau saya mengajak melalui grup, yang menanggapi sangat sedikit, jadi saya ragu untuk mengajak lewat sana. Namun ternyata yang menanggapi ajakan saya lumayan banyak, dan ditanggapi positif, artinya banyak yang menyanggupi datang, meski tidak sedikit juga yang tidak bisa datang padahal sangat ingin. Saya jadi bersemangat menjalani hari Kamis kemarin. Ditambah lagi, sang (mantan) papi angkatan juga mau datang. Oh ya, disebut mantan karena anak-anaknya tidak menganggap dia sebagai papi angkatan, sampai kami semua bertemu kembali pada bulan Februari lalu (atau mungkin hingga sekarang? Entahlah).
Setelah menjalani hari yang terasa begitu panjang, karena saya sangat menantikan bertemu dengan mereka semua, akhirnya waktu latihan pun tiba. Ada seseorang yang sangat bersemangat, dia sudah datang 15 menit sebelum waktu latihan. Padahal di grup ketika saya mengajak latihan dia bilang,"yuk latihan. Kangen gue kan kalian?"
Setelah melihat kelakuannya, saya yakin yang sebenarnya kangen itu dia, hanya saja dia tidak mau mengakui.
Saya datang ke GOR bersama teman baik saya, dan ketika kami sampai di GOR, saya antusias menyapa 'anak-anak' yang sedang main 'tepok-tepok' atau pemanasan di lapangan. Saya langsung bersiap, memakai sepatu, peregangan, dan ikut tepok-tepok di bagian lapangan yang kosong. Lalu kami bermain 2 set saja, padahal harusnya rubber set, untuk memberikan kesempatan bermain kepada yang lain (dan karena kami lelah).
Setelah itu kami mengobrol banyak, sambil diselingi bermain tentunya, ketika lapangan sudah kosong kembali. Saking senangnya saya bertemu mereka, saya bermain sedikit lebih baik dari biasanya. Energi yang saya dapat dari perjumpaan lagi dengan mereka sedemikian besarnya, hingga saat tepok-tepok untuk game yang terakhir, energi ini saya gunakan berkali-kali untuk smash. Jadi pas main saya sudah lemas. Sayang sekali. Mereka yang menonton permainan saya pun mulai meledek,
"Sri, jumping smash, Sri!"
"Jangan! Nanti gempa"
(Lalu terdengar ledakan tawa)
Setelah permainan yang terakhir selesai, kami mulai duduk bersama dan mengobrol banyak tentang teman-teman kami yang tidak datang (termasuk sang papi yang ternyata PHP), rencana setelah lulus, sedang sibuk apa sekarang, sudah ada pendamping wisuda atau belum, dan sebagainya. Tentunya selalu ada tawa hampir di setiap akhir kalimat yang dilontarkan mereka.
Jam sudah menunjukkan pukul 22.00, ibu pemilik GOR sudah menunggu di depan tombol lampu, sambil berkacak pinggang melirik ke arah kami yang malah sibuk bersiap untuk foto. Maaf bu, tapi ini mumpung kami bisa bertemu kembali dan agak ramai. Setelah ini kami langsung pulang, kok.
Setelah berfoto, kami membereskan barang-barang untuk bersiap pulang. Saat menjelang pulang ada yang bertanya,
"Udah, kan? Ga ada acara lagi?"
"Ada, tidur di rumah atau kosan masing-masing"
"Okeee siap!"
Walau lelah setelah bermain dan latihan (atau latihan bermain?) namun itu semua tidak terasa begitu aku jumpa dengan kalian :3
Sampai jumpa kembali di lain kesempatan, semoga silaturrahim kita tetap terjaga ya! Maaf belum bisa menjadi mami yang baik untuk kalian.
(Kalau ada anak UBT2010 yang baca, komen dong. Hahahaha)
Terima kasih sudah mampir dan baca :D
Komentar
Posting Komentar